Cerita I
Tormund pernah dirayakan sebagai Hero, seorang pemadam kebakaran yang dengan berani masuk ke dalam api untuk menyelamatkan nyawa. Tetapi di balik pujian itu tersembunyi obsesi gelap yang suatu hari akan menguasainya. Ketika kebakaran pembakaran melanda beberapa lingkungan satu dekade lalu, kebenaran terungkap—Tormund tidak hanya memadamkan api, dia terpesona olehnya.
Cerita II 🔒 1★
Sejak kecil, Tormund tertarik pada api. Dengan sedikit teman bermain dan orang tua yang sering absen, dia menghabiskan waktunya menyalakan api di halamannya, membakar apa saja dari daun hingga buku tua, bahkan binatang kecil. Dia menikmati bau, gemeretak, dan panas yang membakar. Bagi dia, api lebih dari sekadar kehancuran—itu adalah kegembiraan dan kebebasan murni.
Cerita III 🔒 2★
Obsesi Tormund dengan api hanya semakin dalam seiring bertambahnya usia. Sebagai pemadam kebakaran, dia selalu yang pertama di lokasi, tidak pernah melewatkan giliran. Namun, selama satu misi, sebuah ledakan membuat timnya dianggap tewas—sampai Tormund muncul sendiri, tidak terluka. Kecurigaan menyusul, tetapi api telah menghancurkan semua bukti, dan status Heronya tetap tak ternoda.
Cerita IV 🔒 3★
Tormund secara resmi diberhentikan setelah ledakan itu, tetapi pada kenyataannya, gerakannya dipantau dengan ketat. Tidak lagi bisa memadamkan api, obsesi Tormund mengambil arah yang lebih gelap. Dia menyalakan kobaran api yang belum pernah terjadi sebelumnya yang memberinya nama Tanpa Ampun dan tiket satu arah ke penjara terpencil. Tetapi bagi Tormund, itu adalah surga di mana dia bisa dengan bebas menyalurkan kecintaannya pada api.